Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Pesan Sang Dewi Waktu: Buat Ceritamu!

S etiap orang berhak mempunyai ceritanya masing-masing, meski tidak semua cerita manusia terabadikan untuk menjadi objek pembelajaran.   Penguasa-penguasa dunia kuno bukanlah mereka yang berada di atas takhta, mengayunkan tombak keperkasaan, atau mendirikan dasar kedigdayaan, para penguasa itu sebenarnya adalah para pujangga-pujangga yang membuat cerita, yang secara lemah lembut menggoreskan pena bertinta suara-suara magis; suara-suara itu menggaung melintasi zaman dengan keperkasaannya. Tanpa disadari, bahkan segala sesuatu adalah cerita… entah itu hanya dongeng, ilmu alam, ilmu ekonomi, politik, atau perkembangan peradaban.   Hercules dan Perseus telah berdiri atas semua raksasa, sang Putri Tidur telah dibangkitkan oleh ciuman, Aslan telah membawa Narnia ke babak yang baru, demikian juga Naruto yang menjadi Hokage. Burung yang tak menanam tapi masih bisa menemukan makanan, rerumputan yang menikmati manis-pahit pergantian musim, setetes air yang berada dalam lingkaran ...

N O A H; sang nabi (fun-fiction_Samuel Budiyanto)

"Gedubrak-gedabruk....Crakkkk!!!!!" bunyi itu bersahutan terus menerus dari ruang bawah. Segera seorang tua melompat dari dek menuju ke ruang bawah. Tampaklah seekor kucing sedang riang gembira mengejar seekor burung. "Hei ada apa dengan kalian? Tidak bisakah kalian diam?!" teriak pak tua tersebut. Kucing itu segera berhenti sambil terengah-engah di depan orang tua itu lalu berkata; "tuan, sudah berminggu-minggu kita hanya terombang-ambing di tempat pengap penuh binatang ini, tidakkah kakimu merasa bosan dan ingin mengejar sesuatu, meauuuw?" "Tentu saja aku ingin berlari-lari dan menikmati pemandangan yang luas lagi,.... Eh ngomong-ngomong apa kamu melihat seekor merpati yang kuterbangkan tadi pagi ke luar jendela? Aku menunggunya seharian tapi dia tidak pulang juga..." jawab pak tua tersebut. Belum sempat kucing itu menyahut kembali, datanglah seekor merpati dari atas lalu hinggap di pundak orang tua itu, berkatalah ia; "tu...